PROVINSI MARIA BUNDA ALLAH

di Jawa-Bali-Lombok-Sumatra-Papua, INDONESIA

Showing posts with label malang. Show all posts
Showing posts with label malang. Show all posts

Thursday, January 14, 2016

Live in Siswi SMA/SMK Katolik Mgr. Soegija Pranata Pasuruan di Komunitas Trinitas, Malang

Tanggal 28-31 Oktober 2015 sejumlah 3 orang siswi dari SMA/SMK Katolik Mgr. Soegijapranata Pasuruan mengikuti live in di Komunitas Trinitas, Malang. Bersama Sr. Anna Maria, SSpS mereka dihantar juga berkunjung di Komunitas Novisiat, Batu dan disambut Sr. Sisilia Andri, SSpS bersama para Suster Novis untuk mengenal SSpS di Komunitas St. Maria, Batu. Acara dilanjutkan dengan presentasi dari para Suster Novis mengenai sejarah kongregasi, sejarah generasi Pendiri dan Kopendiri, spiritualitas, karisma, visi serta karya-karya yang dimiliki oleh SSpS,  perkembangan SSpS di Provinsi Jawa dan tahap–tahap formatio untuk menjadi Suster SSpS.

Friday, December 18, 2015

Live in Pranovis di Paroki St. Theresia, Jombor, Klaten

Selama 1 bulan mulai tanggal 01 September–02 Oktober 2015, Pranovis menjalankan program live in di Paroki St. Theresia Jombor, Klaten, Jawa Tengah. Kami berangkat diantar oleh Sr. Anna Maria, SSpS dan Sr. Maria Cristiani, (Ani), SSpS menuju paroki dan diterima oleh Romo Paroki, Rm. Yohanes Sunaryadi, Pr dan menginap di rumah Sdri. Chatarina (Ima). Keesokan harinya kami mengikuti misa pagi, sarapan, kemudian mengunjungi keluarga Sr. Dewi, SSpS. Selanjutnya bersama Romo kami diantar kepada keluarga–keluarga yang akan membantu kami dalam proses live in. Masing–masing dari kami mendapat beberapa keluarga.

Thursday, December 17, 2015

Camping Rohani Pranovis bersama OMK Paroki St. Theresia, Jombor

Tanggal 25–27 September 2015 bersama dengan 110 Orang Muda Paroki St. Theresia Jombor terdiri dari calon penerima Sakramen Panguatan dan OMK, para pranovis mengikuti Camping Rohani di Lapangan SD Kanisisus Jurangjero, Wonosari, Gunung Kidul dengan mengangkat tema “I have no Hands Except Yours“.

Wednesday, December 16, 2015

Pesta Family Komunitas Trinitas, Malang





Pesta family Komunitas Trinitas dengan acara wisata Rohani dimulai dengan ibadat sore yang diintegrasikan dengan pembaharuan komunitas tanggal 30 Agustus 2015 dipimpin oleh Sr. Ani, SSpS dilanjutkan dengan makan malam bersama.
              Komunitas Trinitas bersama keluarga Sr. Samiasih

Saturday, August 29, 2015

Berbuka Puasa Bersama

Salah satu program dari Pranovis dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri adalah kegiatan buka puasa bersama bapak–bapak becak dan petugas kebersihan kota Malang. Maka pada hari Senin, 13 Juli 2015 pukul 16.30 WIB acara tersebut dilaksanakan. Di awali menyambut mereka dari pintu gerbang oleh Sr.Anna Maria,SSpS dan Desprita kemudian dihantar masuk ke ruang rekreasi Komunitas oleh Chatarina Dewi (Ima) dan beberapa Suster. Sesampai di dalam ruangan di sambut oleh Yustina Tlun Kolo dan beberapa Suster. 

Thursday, August 27, 2015

Perayaan 25 Tahun Hidup Membiara Sr. Rosa Damai,SSpS

Pada hari Senin, 13 Juli 2015 Komunitas Trinitas Malang, mengadakan perayaan syukur 25 tahun hidup membiara Sr. Rosa Damai, SSpS. Perayaan syukur diawali dengan ibadat pagi kreatif yang dimulai pada pukul 04.45 WIB dipimpin oleh Sr. Maria Christiani, SSpS dengan tema “Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran”,kemudian dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Romo Andi, Pr. Lagu–lagu misa cukup liturgis dan semakin mendukung kesakralan perayaan tersebut.


Thursday, July 30, 2015

Rekreasi Pranovis ke Yogyakarta

Dalam rangka perpisahan Pranovis I dan  II, tanggal 3–6 Juni 2015 para Pranovis mengadakan rekreasi bersama ke kota Yogyakarta, Jawa Tengah. Didampingi oleh Sr. Anna Maria, SSpS selaku pendamping Pranovis dan Pak Rudi (driver) yang dengan setia mengantar ke tempat–tempat tujuan yang telah ditentukan.

Tuesday, June 30, 2015

Doa Rosario Bersama Umat Lingkungan St. Petrus

Sehubungan dengan penghormatan khusus kepada Bunda Maria maka pada tanggal 6 Mei 2015 di Komunitas Pranovisiat di adakan kegiatan doa Rosario bersama umat lingkungan St.Petrus, Paroki Maria diangkat ke Surga. 

Live in Biarawan-Biarawati Keuskupan Malang






Sr. Lidwina, SSpS, Sr. Anisia Kase, SSpS dan Sr. M. Christiani, SSpS mengikuti Live in biarawan-biarawati sekeuskupan Malang yang  diadakan selama 3 hari, tanggal 24-26 April 2015 di Paroki St. Theresia, Pandaan. Kegiatan ini dalam rangka Tahun Hidup Bakti dan juga sebagai sarana promosi panggilan untuk kawula muda. Sekitar 90 biarawan/ biarawati dari 22 tarekat dan sekuler mengikuti live in ini.



Thursday, February 5, 2015

PERAYAAN ST. ARNOLDUS JANSENS SVD – SSpS BATU – MALANG


“Aku Menjadi Mata Bagi Yang Buta dan Menjadi Kaki Bagi Yang Lumpuh “

Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu memperingati Hari Orang Sakit Sedunia  pada tanggal 11 Februari 2015 dengan Misa bersama para mitra kerja dan beberapa pasien Katolik dengan mengusung tema “Aku Menjadi Mata Bagi yang Buta dan Menjadi Kaki Bagi yang Lumpuh “ (Ayub. 29:15). Misa dimulai pada pukul 11:00 WIB di Aula belakang RSK Budi Rahayu dipimpin oleh RD. Yanuar, dimeriahkan oleh Koor gabungan Mitra misi RSK Budi Rahayu.

Tuesday, May 27, 2014

“DIDAYAI ROH KUDUS, BERBAGI KABAR SUKA CITA BERSAMA ANAK BIAK”


Pada tanggal 27 Mei 2014, Komunitas Trinitas mengadakan acara bersama anak-anak BIAK di sekitar Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga, Lely. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati 125 tahun SSpS. Dalam kegiatan ini, para Suster Yunior menjadi panitia inti bekerja sama dengan pembina BIAK dari Paroki Lely. Kurang lebih 60 anak Biak bersama para pembina BIAK dan beberapa orang tua dari anak BIAK menghadiri acara ini. Tepat pukul 08.30 WIB, acara ini dibuka dengan sapaan dan perkenalan dari para suster serta pranovis anggota Komunitas pranovisiat Trinitas.

Kemudian anak-anak BIAK dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu dari kelas 1-3 dan kelas 4-6. Untuk bagian pertama kelas 4-6 diajak mengenal warna-warna liturgi gereja de-ngan mewarnai kasula dan memasangkan tiap bagian-bagiannya mulai dari jubah hingga kasula menjadi satu kesatuan, sedangkan untuk kelas 1-3 diajak untuk melihat film 125 tahun SSpS dan juga film animasi tentang kerja sama.

Setelah itu mereka istirahat sebentar de-ngan menikmati makanan ringan yang telah disediakan komunitas. Pada sesi kedua untuk anak kelas 1-3 mewarnai dan kelas 4-6 melihat pemutaran film 125 tahun SSpS dan kisah orang kudus. Kurang lebih jam 11.00 WIB, acara ditutup dengan doa penutup dan pembagian nasi kotak untuk anak BIAK dan para Pembinanya mereka.

Sr. Christiani, SSpS
Infokom Edisi 38, Juli-Agustus 2014

Sunday, March 23, 2014

BAKTI SOSIAL BERSAMA ANAK-ANAK JALANAN

 

Dalam rangka menyongsong hari jadi Kongregasi SSpS, yang ke-125 tahun, Sr. Anna Maria SSpS bersama 3 pra-novis I mengadakan kegiatan Bakti Sosial bersama anak-anak jalanan pada tanggal 23 April 2014.

Tujuan dari kegiatan ini adalah berbagi dengan anak-anak jalanan khususnya yang menjadi teman mereka saat kegiatan misi. Hal ini berangkat dari pengalaman mengesan perjumpaan dengan Tuhan Yesus yang murah hati.


Saturday, December 28, 2013

PENGALAMAN MISI LEWAT PERJALANAN DI HARI NATAL 24-28 DESEMBER 2013



Salah satu pengalaman Misi sebagai Pra novis kami alami bersama Sr. Anna Maria SSpS lewat perjalanan merayakan Natal dari satu tempat ke tempat lain. Perjalanan berawal dari Komunitas Trinitas Malang tanggal 24 Desember 2013 jam 04.30 WIB menuju terminal Arjosari-Malang ke terminal Bungurasih-Surabaya dan berlanjut perjalanan ke Rembang.





Rm. Widodo pr, Ibu Hilda dan Sr. Bibiana
di Komunitas Blora

Wednesday, December 25, 2013

PERAYAAN NATAL BERSAMA NELAYAN DI STASI ST. PAULUS PACAR - REMBANG



Suasana perayaan natal di stasi St. Yakobus

Pada tanggal 24-25 Desember 2013 para pranovis dan Sr. Anna Maria, SSpS merayakan Natal bersama para nelayan  (tempat live in para pra novis) di kota Rembang. Selama 2 hari menginap di rumah umat yakni Ibu Hilda. 

Sunday, December 15, 2013

PELATIHAN WIRAUSAHA CATERING BERSAMA KARYAWATI PPKM


Sr. Ana Maria Bersama dengan karyawati PPKM

Berawal dari rasa cinta pada dunia kuliner, Sr. Anna Maria SSpS tertarik pada pelayanan yang diberikan oleh Pusat Pastoral Keuskupan Malang dimana semakin hari tamu yang datang semakin bertambah dengan tingkat yang beragam mulai anak-anak jalanan, mudika, OMK, pasutri, pengurus lingkungan/wilayah, para guru agama se-Indonesia dan juga para biarawan/wati serta para romo.

Wednesday, January 30, 2013

Suster-Suster yang pernah berkarya di Seminari Tinggi Giovanni Malang


Nama
Tahun berkarya
Sr. Hilda
31-08-1989 s/d 14-09-1995
Sr. Engetrude
30-08-1989 s/d 18-08-1991
Sr. Modestina
30-08-1989 s/d 23-04-1997
Sr. Adulinda
16-08-1991 s/d 06-08-2004
Sr. Agnes
20-08-1995 s/d 16-08-2001
Sr. Bernarita
16-08-2001 s/d 09-09-2002
Sr. Laurensia
28-08-2001 s/d 03-06-2004
Sr. Anna Wahyuli
09-08-2002 s/d Oktober 2003
Sr. Mikaela
22-06-2003 s/d 15-12-2012
Sr. Coelistis
01-06-2004 s/d 13-06-2006
Sr. Yelina
20-08-2005 s/d 02-01-2006
Sr. Priscilla
Mei 2006 s/d 25-08-2006
Sr. Marietta
12-08-2006 s/d 22-02-2009
Sr. Marcellina
24-08-2008 s/d 15-12-2012
Sr. Mathilde
27-06-2010 s/d 19-07-2012
Sr. Elisabeth
25-07-2012 s/d 15-12-2012
Terima kasih para Suster untuk Totalitas dan cinta yang telah diberikan,
Berkat Allah Tritunggal melimpah bagi semua.

Ungkapan hati yang tulus karyawan/i Seminari Tinggi Giovanni

Karyawan/i merupakan pihak yang juga sangat membantu pelayanan para Suster di Seminari Tinggi Giovanni, untuk itu mereka juga mengungkapkan perasaan serta kesan tentang para Suster, sebagai berikut:

Pak Slamet: “Saya ingat pertama kali saya diterima Sr. Hilda, kamu nggak malu bekerja di Seminari? Saya bilang tidak Suster dan sampai sekarang saya masih melayani di kebun“

Pak Di: “Suster, tali silahturahmi jangan putus, kami nanti juga akan kunjungi Suster (sambil menangis, saat gajian dengan Sr. Elis).”

Ibu Fatima (dapur): “beda kalau tidak ada Suster, tidak ada yang menyapa kami selamat pagi bu, sudah makan belum, bgm keluarga?apa kabar bu, pak ?“

Fr. Fritz: “Saya kehilangan Ibu, Sr Mikaela, ibu yang memperhatikan saya“.

Beberapa Frater: “Suster, kalau Suster pergi kami sakit minta obat ke siapa? Kami minta uang ke siapa?, kami pengen nyambel minta siapa? Kami mengeluh ke siapa? “.

Fr. Trio: “Sr. Mikaela dan Sr. Marzellina ibu kami tapi Sr Elis, teman bermain kami“.

Sr. Elisabeth Tei Seran, SSpS

Kronologi singkat hari-hari terakhir karya para Suster di Seminari Tinggi Giovanni, Sumbersari, Malang

03 Desember 2012, serah terima keuangan, didahului dengan proses pergantian buku bank, kemudian pemberian arsip-arsip, dan pelimpahan tugas Suster ke pihak Seminari, dari Sr. Elis ke RD Denny Firmanto dengan perwakilan dari SSpS yaitu Sr. Mikaela sedangkan perwakilan dari Seminari adalah RD Tjatur Raharso.

07 Desember 2012, acara pesta perpisahan SSpS dengan keluarga besar Seminari Tinggi Giovanni dihadiri juga oleh Komunitas Trinitas Malang dan para Suster CP.

08 Desember 2012, pesta Kongregasi SSpS. Ibadat sore meriah bersama Komunitas Trinitas, Malang

15 Desember 2012 Komunitas St. Gabriel resmi ditutup dan para Suster mengadakan Misa bersama di komunitas untuk terakhir kali bersama dengan RD Denny, rektor seminari.

Sesudah Misa para Suster berpamitan dengan karyawan/i dan mereka menghantar kepergian para suster dengan menangis. Sr. Mikaela dijemput oleh Sr. Aloysia sedangkan Sr. Marzellina dan Sr. Elis dihantar oleh RD Denny ke Surabaya.
Anggota Komunitas St.Gabriel bersama Msgr. H. J Pandoyoputro O.Carm

Sr. Elisabeth Tei Seran, SSpS

Perpisahan Komunitas St. Gabriel dengan Keluarga Besar Seminari Interdiosesan Giovanni

Segala sesuatu ada waktunya dan Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya. (Pengktbh 3:1,11)

7 Desember 2012 pkl. 18.30 WIB keluarga besar Seminari Interdiosesan Giovanni menyelenggarakan pesta perpisahan, untuk merayakan berakhirnya masa tugas para Suster SSpS Komunitas St. Gabriel dalam pelayanan bersama para Frater di Seminari.

Pesta perpisahan untuk para Suster dibuka dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh para Frater S2, kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang dipandu oleh Fr. Iko dan Fr. Nevo. Para Suster yang didaulat sebagai “narasumber” adalah, Sr. Mikaela, Sr. Marzellina dan Sr. Elis.
Talkshow yang dipandu oeh Fr. Iko dan Fr. Nevo
Berbagai pertanyaan menarik yang ditujukan kepada “narasumber”, dijawab oleh para Suster dengan cara yang lugas, sederhana dan bijaksana, sehingga acara ini berjalan dengan gayeng. Berikut adalah kutipan talkshow pada acara perpisahan: “Para Suster ini selalu tampak cantik-cantik, apa rahasianya?sapa

Fr. Nevo. Sr. Mikaela kemudian menjawab: “selama saya melayani di Seminari ini saya selalu bahagia dan saya bersyukur“.

Frater kemudian melanjutkan dengan sebuah pertanyaan; Ada ungkapan, bukan per-pisahan yang aku tangisi tapi perjumpaan yang aku sesali, bagaimana menurut para Suster, setuju atau tidak dengan ungkapan itu, mengapa?”

Sr. Elis sebagai suster termuda yang ber-gabung di komunitas memberi jawaban dengan lugas dan cerdas, “saya pribadi kurang setuju dengan ungkapan itu, saya tidak menyesali sebuah perjumpaan, karena bagi saya perutusan yang dipercayakan ke saya di Seminari Giovanni ini merupakan berkat bagi saya. Jujur saya juga berat dan sedih meninggalkan seminari karena saya sudah kerasan, sekarang saatnya untuk pergi tapi saya kuat karena ketika kami meninggalkan seminari telah ada dua karyawan baru yang melanjutkan dan karyawan-karyawan lama juga sudah bisa melakukan pekerjaan mereka. Kami sebagai suster misi, siap diutus ke mana saja.

Sr. Marzellina juga tidak ketinggalan untuk memberikan pendapat: “Saya juga kurang setuju dengan ungkapan itu. Saya juga sedih, saya ingat para frater ketika butuh sesuatu selalu minta ke Suster, atau kalau lapar selalu ke dapur, tapi saya rela meninggalkan seminari”.

Kemudian Sr. Mikaela menyambung: “jujur saya merasa berat dan sedih meninggalkan seminari, tapi kami Suster misi, siap diutus ke mana saja, dan saya sudah sepuh sudah saatnya masuk rumah lansia. Kami juga kekurangan tenaga Suster. Berkarya di Seminari Giovanni adalah sebuah pelayanan untuk membantu gereja-gereja lokal”.

Apa harapan para Suster untuk seminari? tanya frater sekali lagi pada para suster.

Harapan kami Seminari Giovanni berkembang, menjadi tempat pembentukan para imam di daerah-daerah seperti Kalimantan yang masih sangat membutuhkan Imam, para frater kelak menjadi Imam yang berkualitas, tidak hanya kualitas untuk pikir tapi juga hati”.

Setelah acara talkshow berakhir, kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah dari para frater perwakilan per tingkat dan perwakilan karyawan diterima oleh ketiga Suster, perwakilan dari para Imam (Staff Seminari) diterima oleh Sr. Mathilde,SSpS.

Acara berikutnya diisi dengan sambutan-sambutan baik dari Sr. Ines Setiono yang mewakili TPP, RD. Denny Firmanto, Rektor Seminari Giovanni dan Msgr. H.J. Pandoyoputro, uskup Malang.

Dalam sambutannya, Sr. Ines meng-ungkapkan terima kasih banyak atas kepercayaan Bapak Uskup kepada SSpS dan atas kerjasama yang telah terjalin 23 tahun dengan keluarga besar Seminari Tinggi Giovanni.

Menyadari keterbatasan jumlah Suster Medior di Propinsi Jawa maka TPP memutuskan untuk membuat prioritas sesuai dengan Visi Misi Kongregasi. Beliau juga mengharapkan bahwa tali persaudaraan tidaklah putus meskipun SSpS sudah tidak berkarya lagi di Seminari Tinggi Giovanni.



Sr. Ines memberi kata sambutan


Selanjutnya RD Denny menyampaikan bahwa beliau teringat pada apa yang dikatakan Ukup ketika Pater Yosef Freindametz minta ijin untuk masuk SVD: “Sebagai uskup, saya tidak mengijinkan karena Romo adalah gembala yang baik, tapi sebagai orang Katolik saya mengijinkan karena Romo ingin melayani Gereja universal.” Maka Romo Denny ingin meniru ucapan Uskup itu: “Sebagai Rektor, saya tidak mengijinkan para Suster pergi, tapi sebagai orang Katolik, saya merelakan para Suster pergi untuk menjalankan tugas perutusan di tempat baru.”
RD Denny Firmanto-Rektor Seminari memberi kata sambutan
Selanjutnya beliau mengungkapkan niatnya untuk membuat prasasti yang berisi nama dan tahun berkarya semua Suster SSpS yang pernah melayani di sana. Diharapkan suatu saat jika para Suster ingin melakukan napas tilas, dapat menemukan catatan sejarah ini.

Akhirnya Bapak Uskup Msgr. Pandoyoputro O.Carm dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih banyak atas totalitas para Suster yang telah melayani di Seminari ini.

Beliau yang juga ditahbiskan sebagai Uskup selama 23 tahun ini masih ingat pada waktu Pater Siprianus Setyawan SVD, dan Rm. Piet Go. O.Carm, selaku Vikjen berkeliling mencari tenaga Suster untuk melayani di Seminari namun tidak ada satu pun Kongregasi yang bersedia, kecuali kongregasi SSpS. Karenanya beliau juga mendukung ide pembuatan prasasti untuk mengenang karya pelayanan para Suster SSpS di Seminari Tinggi Giovanni.

Acara terakhir adalah makan malam yang diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Msgr. Pandoyo dilanjutkan dengan ramah tamah.


Sr. Ines menerima potongan tumpeng dari Msgr. Pandoyoputro



Sr. Elisabeth Tei Seran, SSpS