PROVINSI MARIA BUNDA ALLAH

di Jawa-Bali-Lombok-Sumatra-Papua, INDONESIA

Showing posts with label yunior. Show all posts
Showing posts with label yunior. Show all posts

Friday, October 23, 2015

Pembukaan Probasi di Flores Timur



Para Suster Probanis bersama Pendamping dan 
Sr. Margaret Hansen dari CLT (tengah)
 
 Ytk. Sr. Ines Setiono, SSpS dan Tim Pimpinan Propinsi beserta para Suster di setiap Komunitas.

Salam kasih persaudaraan dari lembah Hokeng, Flores Timur.

Sabtu yang indah tepat pk. 15.30 WITA, kami tiba di Biara Provinsi Maria Pembantu Orang Kristen Kewapante. Hati kami dipenuhi kasih saat disambut oleh para Suster. Kami merasa dipenuhi kobaran api cinta Roh Kudus yang menyatukan kami sebagai SSpS.

Pembukaan Probasi di Timor



Dalam suasana hikmat, hening dan sederhana di atas batu karang pembukaan masa probasi di Kupang, Oebello-Timor diawali dengan rekoleksi persiapan tang-gal 9 September 2015 setelah makan malam dengan sharing perasaan dan keesokan harinya ibadat pembukaan yang dipimpin oleh Sr. Kristin, SSpS (Pro-vinsi Timor) dengan tema: “Bertolaklah ke Tempat yang Lebih Dalam dan Tebar-kanlah Jalamu” dengan dinamika yang kreatif, dan sederhana hingga menghan-tar kami untuk memasuki masa probasi. 

Saturday, August 29, 2015

Retret Tahunan Para Suster Yunior Syalom, 15 – 22 Juli 2015

Pada tanggal 15–22 Juli 2015 tepatnya selama satu minggu para suster yunior mengikuti retret bersama yang diadakan di Rumah Khalwat Syalom Batusebanyak 32 suster yang terdiri dari 28 suster yunior SSpS dan 1 suster yunior dari Kongregasi Keluarga Suci (KKS) yang sedang menimba ilmu di STIKES St. Vincentius a Paulo Surabaya dan 3 suster medior.

Friday, August 28, 2015

Mengikuti Yesus dalam Semangat JPIC

Pada hari Jumat hingga hari Minggu tanggal 26-28 Juni 2015, para suster yunior Distrik Batu-Malang-Claket-Blitar-Kesamben sebanyak 9 Suster yunior.Sr. Krisna, Sr. Theresia Sako, Sr. Maria Indriana, Sr. Emiliana Kewa, Sr. F.C. Samiasih, Sr. Anisia Kase, Sr. Maria Christiani, Sr. Romaida, dan Sr. Detha  berkumpul bersama di komunitas St.Maria Batu untuk mengikuti rekoleksi persiapan dan pembaharuan kaul yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 28 Juni 2015. Rekoleksi dipimpin oleh Sr. Ruth, SSpS selaku anggota TPP Maria Bunda Allah, Jawa.

Monday, January 12, 2015

Dua Tahun Berlalu, Pohon-Pohon Eukaliptus Itu Semakin Tumbuh Menjulang Tinggi


Saat penanaman 14 Oktober 2012 

Hasil penanaman 26 Oktober 2014

Pagi itu sekitar Pk 09.30 WIB pada hari Minggu yang cerah tanggal 26 Oktober 2014, kami menuju lokasi tempat penanaman pohon Eukaliptus di DAS Brantas Coban Talun.  Setelah melewati kebun apel yang buahnya hanya tinggal sedikit dan beberapa pohon lainnya kering karna musim kemarau, motor kami parkir di Pos satpam. Kemudian kami meminta ijin kepada bapak penjaga agar kami diperkenankan untuk masuk lokasi hutan milik Perhutani untuk menengok tanaman kami. Setelah mendapat ijin kami segera menyusuri jalan menuju hutan Coban Talun.

Thursday, January 1, 2015

EVALUASI AKHIR TAHUN SUSTER YUNIOR 2014


Pada tanggal 30 Desember 2014 s/d 1 Januari 2015, Para Suster yunior meng-adakan evaluasi bersama untuk kegiatan selama satu tahun dengan tema “Berbagi Kasih dalam Cerita Hidup”. Acara ini diadakan mulai sore hari setelah penutupan sosialisasi hasil Kapitel tanggal 27 s/d 30 Desember 2014. Acara evaluasi tahun ini tergolong istimewa karena diadakan setelah kami berhenti sementara tahun lalu dan diganti dengan live in di Pondok Pesantren – Lamongan. Pada kesempatan ini yang hadir adalah 27 suster yunior dari 3 distrik: Surabaya, Yogyakarta dan Batu-Malang- Blitar-Claket serta 5 pendamping antara lain: Sr. Ludovica, Sr. Rosa Indra, Sr. Emanuela, Sr. Bibiana dan Sr. Hillary, SSpS sebagai koordinator umum para suster yunior, Sr. Stefani, SSpS dan TPP yang diwakili oleh Sr. Ines, SSpS dan Sr. Odilia, SSpS. 


Tuesday, December 31, 2013

BERBAGI KEHIDUPAN DALAM LIVE IN DI PONDOK PESANTREN




Pada tanggal 28-31 Desember 2013, para Suster Yunior SSpS yang tinggal di Provinsi Jawa mengikuti kegiatan live in bersama di Pondok Pesantren SPMAA (Sekolah Pendidikan Mental Agama Allah) Lamongan. 

Thursday, March 7, 2013

GUYUP MEMBANGUN HIDUP


"Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda."
TUHAN berfirman: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan” Yer 1:7-8

GUYUB MEMBANGUN HIDUP
EVALUASI PROGRAM YUNIOR 2012
CLAKET, 27-30 DESEMBER 2012

Dengan tema “Guyub Membangun Hidup” Suster Yunior SSpS Provinsi Jawa mengadakan evaluasi program kegiatan tahun 2012 yang berfokus pada “Belajar berjejaring untuk berkomitmen pada kehidupan”.
Hari pertama, 27 Desember, kegiatan dimulai pkl. 16.30 WIB, diawali dengan pembukaan, sharing perasaan kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari Distrik Blitar-Claket. Dengan suasana meditatife dan kreatif para Suster mengajak semua yang hadir me-nyaksikan dan merasakan kegiatan rekoleksi dengan tema “Menimba kekuatan dalam keheningan untuk menimba potensi diri” yang telah dilaksanakan di Pohsarang-Kediri pada semester I. Buah kegiatan mereka adalah keheningan, karena melalui keheningan akhirnya mampu berjumpa dengan Allah.
Pada hari kedua tanggal 28 Desember, kegiatan dilanjutkan dengan sharing dari Yunior Surabaya Distrik B, yang mempresentasikan dua kegiatan mereka. Kegiatan I yaitu penanaman 50 pohon mahoni di River Side, Malang. Dalam pelaksanaan kegiatan ini Distrik B bekerjasama dengan Distrik A serta Pak Ot dkk. Kegiatan II adalah rekoleksi sekaligus pembuatan modul untuk rekoleksi, yang ditujukan kepada paroki-paroki di Surabaya. Modul yang disusun tersebut akan digunakan untuk kegiatan kaum muda agar mereka semakin menghargai hidup. Setelah Distrik B presentasi berikutnya oleh Distrik A, dengan kegiatan rekoleksi dan live in di Stasi Radhegan, Mojokerto.
Pkl. 11.00 WIB dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Ellen, SVD kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Sore hari pkl. 16.00 WIB minum bersama kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari Distrik Yogyakarta. Distrik Yogyakarta mem-presentasikan dua kegiatan mereka antara lain, Gladi Rohani bersama dengan siswa/i SMPN di Sleman dan penanaman 1000 pohon di Wonosari. Presentasi dikemas dalam ben-tuk drama singkat kemudian dilanjutkan dengan penjelasan masing-masing kegiatan. Setelah distrik Yogyakarta acara dilanjutkan dengan presentasi dari Distrik Malang berupa penanaman 2200 pohon di bantaran sungai brantas, Cuban Talun. Kegiatan yang bertema “Go Green Heal the Earth”, dilaksanakan dengan melibatkan banyak orang antara lain, anak-anak jalanan pimpinan Pak Tedja, anak-anak Punk, Mahasiswa, dan siswa/i SMA St. Agnes, Surabaya.
Presentasi kreatif distrik Batu-Malang
Sabtu, 29 Desember adalah hari ketiga para Suster yunior se-Provinsi Jawa berkumpul, selain itu hadir pula para pendamping dari masing-masing Distrik, serta Sr. Ines dan Sr. Odilia selaku TPP Provinsi. Rangkaian kegiatan pada hari itu, diawali dengan kontemplasi pribadi kemudian dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi oleh Rm. Ellen, SVD. Melalui perayaan Ekaristi ini para Suster kembali diingatkan bagaimana kekuatan cinta Tuhan dapat mengubah kita dalam penghayatan hidup panggilan kita sebagai seorang religius. 
Saat merayakan Ekaristi
Pkl. 09.00 WIB para Suster sudah siap dengan baju olah raga untuk mengikuti rekreasi terpimpin di halaman St. Martha Dharmaningsih. Rekreasi terpimpin diisi dengan beberapa lomba yaitu lomba sharing kesabaran; masing-masing Suster memakai dan melepas sarung secara estafet sesuai dengn ketentuan yang telah ditetapkan panitia/pendamping. Lomba kedua adalah sharing makna, dimana setiap kelompok diharapkan dapat menemukan surat cinta dengan petunjuk yang telah diterima masing-masing kelompok, kemudian para Suster pun diminta untuk mengekspresikan surat cinta yang telah ditemukan. Lomba yang ketiga adalah sharing mutiara berharga, dimana setiap suster berlomba-lomba untuk mencari kayu yang berwarna putih, kemudian dirangkai sedemikian rupa dengan bantuan tali raffia untuk menggantungkan mutiara yang dilambangkan dalam bentuk sebutir telur ayam. Kemudian lomba terakhir adalah mengumpulkan sampah plastik dan merang-kai menjadi sesuatu yang unik dan cantik, meskipun kabut putih dan tebal turun disertai hujan, tidak mematahkan semangat para suster yunior untuk terus beraktifitas hingga permainan usai.
Sesudah rekreasi terpimpin, dengan semangat yang berkobar para Suster menyanyi dan menari menyambut hujan rahmat dari Allah, kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama yang ditutup dengan sharing singkat tentang pengalaman saat mengumpulkan sam-pah dan menyusunnya menjadi kreatif.
Sore hari pkl. 16.30 WIB dilanjutkan dengan kegiatan berikutnya yaitu sharing dari para pendamping distrik dan pendamping yunior. Para pendamping distrik bersyukur atas peng-alaman dalam mendampingi para Suster yunior mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.  Dengan program para Suster yunior para pendamping distrik dapat lebih mengolah diri & sama-sama berkembang serta kerjasama. Mereka pun mengungkapkan harapan selanjutnya terhadap para Suster yunior. Kemudian dilanjutkan dari TPP yang diwakili oleh Sr. Odilia tentang berkat-berkat formasi selama 3 tahun terakhir ini.
Hari terakhir yaitu hari kelima tanggal 30 Desember kegiatan diawali dengan doa pagi bersama pada pkl. 05.30 WIB dan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi. Sesudah perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan santap pagi bersama. Pkl. 08.30 WIB, Sr. Ines selaku provinsial mensharingkan tentang berkat-berkat yang diperoleh selama 3 tahun terakhir dalam karya misi di Provinsi Jawa.
Pada awal sharing beliau mengungkapkan bahwa selama 3 hari ini perasaan para Suster yang paling dominan adalah perasaan syukur. Rasa syukur inilah yang sungguh sangat membantu setiap proses perjalanan hidup kita.
Pada akhir sharingnya beliau menekankan 3 hal penting yang perlu dimiliki oleh para Suster sejak masa yunior agar bertumbuh menjadi pribadi seperti harapan Kongregasi dan kehendak Allah yaitu mengembangkan sense of identity, sense of mission dan sense of belonging.
Sebelum menutup sharing, beliau juga mengatakan sangat bangga dengan peran serta para Suster yunior untuk menyelamatkan ibu bumi dengan menanam 3250 bibit mahoni, sengon, ce-mara, dan lain-lain se-lama tahun 2012.
Pkl. 11.00 WIB dilanjutkan dengan sharing tentang arah formasi 2013-2015 hasil pertemuan Tim Formator Indonesia – Timor Leste di Kewapante, Flores. Syering ini disampaikan oleh Sr. Hillary yaitu berupa tantangan, transformasi dan implementasi yang berkaitan dengan formandi dan program formasi dari berbagai jenjang. Pada peng-hujung acara, Sr. Hilary menyampaikan ucapan terima kasih pada TPP, para pendamping distrik dan pada sesama Suster Yunior.
Foto bersama di akhir acara
Sr. Yuliana dan Sr. Natalia, SSpS

Wednesday, January 30, 2013

Belajar Berjejaring Dan Berbagi

Isu global warming dan budaya kematian yang ada di sekitar kita telah mengetuk hati para Suster SSpS untuk mewujudkan komitmen bagi kehidupan. Isu ini juga menjadi gaung Kapitel Umum SSpS XIII. Melalui Kapitel Umum XIII, setiap Suster SSpS ditantang untuk menjadi murid-murid perempuan dan saksi otentik yang menghayati komitmen pada kehidupan. Untuk mewujud-kan hal tersebut, para Suster Yunior meng-ambil tema besar “Belajar Berjaring untuk Berkomitmen Pada Kehidupan” sebagai dasar kegiatan di setiap distrik.

Khusus para Suster Distrik Surabaya A mengambil Sub Tema “Bersama Bertanggung Jawab Menyelamatkan Alam Ciptaan” sebagai acuan untuk kegiatan selama satu tahun (2 semester). Kegiatan ini didahului dengan belajar membuat kompos pada semester pertama dan untuk semester kedua ini, para Suster Yunior Distrik Surabaya A mengambil suatu inisiatif mengadakan kegiatan Live-In sebagai sarana untuk proses pembelajaran terutama belajar berjejaring dengan instansi atau paroki terkait dan juga sebagai sarana untuk kesaksian hidup ter-utama di daerah yang jarang merasakan kehadiran para biarawan/biarawati.

Live in dilaksanakan pada hari Jumat-Minggu, 9-11 Nopember 2012 di Paroki Mojokerto stasi Randegan. Kelompok pertama: Sr. Silvi, Sr. Ani, Sr. Veni dan Sr. Kresensia mulai live in tanggal 9 Nopember 2012 sedangkan kelompok kedua: Sr. Yuliana, Sr. Harna, Sr. Rosalia, Sr. Argentiana dan Sr. Rosa Indrawikan, pendamping distrik mulai tanggal 10 Nopember 2012.

Di Stasi Randegan terdapat 2 lingkungan: lingkungan Magersari dan Randegan. Setiap Suster tersebar di dua lingkungan ini, para Suster tinggal di rumah umat satu-satu. Selain tinggal untuk belajar hidup, berbagi ke-hidupan, dalam live in ini kami berbagi pula bagaimana cara pembuatan kompos.

Pada tanggal 9 Nopember 2012 malam pukul 19.00 WIB kelompok pertama menghadiri doa lingkungan, setelah doa dilanjutkan perkenalan SSpS, sharing lingkungan zaman ini dan pembuatan kompos yang dihadiri ± 30 orang. Keesokan harinya masing-masing para Suster kunjungan umat di sekitar tempat tinggal para Suster. Hari Sabtu malamnya dilanjutkan dengan pertemuan kaum muda dengan tema yang sama tentang lingkungan dan kompos meski dikemas sedemikian rupa gaya orang muda.

Begitu pula dengan kelompok kedua yang memulai tanggal 10 Nopember 2012 malam itu langsung doa lingkungan dan dilanjutkan perkenalan SSpS, sharing lingkungan dan pembuatan kompos yang dihadiri sekitar ± 30 orang. Keesokan harinya pk 08.30 WIB kelompok kedua ini mendampingi sekitar 20 anak BIAK, bergembira dan bersukacita bersama-sama dengan tema yang sama pengelolaan lingkungan. Acara ini diawali dengan doa yang dipimpin oleh Sr. Rosalia, kemudian dilanjutkan perkenalan dalam lagu halo apa kabar kawan dst. Bacaan Kitab Suci dan renungan dibawakan oleh Sr. Yuliana SSpS dari Kitab Kejadian tentang penciptaan serta dinamika permainan dibawakan oleh Sr. Harna SSpS.
Anak-anak mendengarkan Sabda Tuhan yang dibacakan Sr. Yuliana SSpS
Minggu, 11 Nopember 2012 pukul 10.00 WIB kami berkumpul bersama umat untuk Misa yang dipersembahkan oleh Rm. Joni, Pr Romo Paroki Mojokerto. Setelah Misa dilanjutkan dengan sharing pembuatan kompos oleh Bapak Sugeng dari Wahana Bina Patria, Blitar.
Bapak Sugeng (Wahana Bina Patria) sedang memberikan penjelasan pembuatan kompos
Acara pembuatan kompos berakhir sekitar pukul 13.30 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan ucapan terima kasih oleh koordinator kegiatan dan ungkapan perasaan bahagia, akan kehadiran para Suster yang sudah lama dirindukan oleh mereka dibawakan oleh Pak Karji serta makan bersama dengan umat. Pukul 14.00 WIB para Suster Yunior Distrik Surabaya A berpamitan dengan meneruskan perjalanan ke Surabaya.
Foto bersama umat Stasi Randhegan sebelum pulang (di depan Kapel)
Sr. Silvia & Sr. Yuliana

Tuesday, January 29, 2013

GO GREEN, HEAL THE EARTH

Kegiatan Yunior distrik Batu-Malang-Blitar tahun ini bernuansa penghijauan, dengan tema “Go Green, Heal The Earth” Kegiatan ini di bagi dalam dua tahap. Tahap pertama “Bincang-bincang tentang penghijauan” dan Tahap kedua adalah “Aksi Go Green, Heal The Earth”.

Tahap pertama telah terlaksana pada tanggal 22 September 2012, Pk. 17.00-19.00 WIB, di Pusat Unio Malang. Sekitar 30 peserta hadir dalam acara tersebut. Mereka utusan dari beberapa paroki di Malang dan teman-teman dari kampus dimana kami studi, pengurus anak jalanan dan beberapa guru dari SMAK Santa Agnes Surabaya. Tujuan dari tahap ini adalah untuk menyatukan hati dan semangat akan kepedulian kepada bumi sehingga dalam aksi “Go Green, Heal The Earth” semua peserta memiliki semangat sama untuk sungguh-sungguh peduli pada bumi.
Tahap kedua “Go Green, Heal The Earth” dilaksanakan tanggal 14 Oktober 2012. Aksi ini berupa penanaman 2000 pohon oleh kurang lebih 200 peserta (SMAK Santa Agnes, Perwakilan dari paroki-paroki yang ada di Malang dan Batu, SMAK Yos Sudarso-Batu, dari kampus AKBID, teman-teman dari kampus tempat kami studi, Frater Novis Karmel, Frater SVD serta para Suster dari Komunitas Trinitas, Malang dan Novisiat.

Lokasi penanaman di DAS (Daerah Aliran Sungai) Brantas, Cuban Talun-Batu. Peserta dari Surabaya dan paroki yang luar kota Malang menginap satu hari sebelumnya di Komunitas Trinitas Malang, kemudian pkl. 06.00 WIB berangkat bersama-sama dari Pusat Unio ke lokasi menggunakan dua mobil tentara dan bis SMAK Santa Agnes. Sedangkan peserta dari Batu berkumpul di Komunitas St. Maria pkl. 06.30 WIB dan berangkat menggunakan angkot, ambulance dan ada juga yang menggunakan sepeda motor.

Tiba di lokasi semua peserta berkumpul untuk dibagi dalam 5 kelompok. Tiap kelompok didampingi oleh dua suster, kemudian sambutan dan pengarahan dari Sr. Ludovica SSpS sebagai Pendamping Yunior Distrik Batu-Malang dan pengarahan dari pihak Perhutani. Setelah itu tiap kelompok dengan panduan seorang petugas Perhutani mela-kukan penanaman di lokasi yang telah disediakan, masing-masing orang mendapat 10 bibit. Pkl. 11.00 WIB penanaman pohon akhirnya dapat diselesaikan, dan dilanjutkan dengan makan siang.

Makan siang dilakukan sambil perkenalan dan sharing pengalaman dari peserta. Banyak yang merasa bersyukur atas kegiatan ini karena bisa terlibat langsung dan membuat aksi nyata bagi bumi yang sangat membutuhkan uluran tangan orang-orang yang peduli akan kelangsungan hidup bumi. Pkl. 12.15 WIB kami meninggalkan lokasi.
Foto bersama peserta


Sr. Emilia Natalia SSpS

Saturday, January 19, 2013

MINGGU INTEGRASI 2012

Integrasi hidup religius berarti: penghayatan aspek-aspek hidup secara holistik, utuh, menyeluruh, tidak terpisah-pisah satu dengan yang lain.”
Minggu integrasi tahun ini diadakan tanggal 18-26 Agustus 2012 di komunitas St. Maria Batu. Pesertanya adalah yang berkaul ke-3 antara lain Sr. Silvia, Sr. Dina, Sr. Nining, Sr. Emil dan Sr. Maria I, didampingi oleh pe Sr. Hillary SSpS selaku pendamping yunior. Dalam kegiatan ini para suster diajak untuk berefleksi (melihat kembali, mengevaluasi) atas perjalanan hidup selama ini sebagai religius misioner SSpS yakni dalam empat aspek: spiritual, mengikuti Yesus, komunitas dan misi.
Kegiatan harian kami yaitu, setiap pagi diawali dengan meditasi pribadi, kemudian dilanjutkan dengan Misa Kudus, dan pkl. 08.00 WIB dilanjutkan dengan sharing Kitab Suci dan perasaan kemudian konferensi dengan tema yang berbeda setiap hari antara lain; spiritual, mengikuti Yesus, komunitas dan misi serta dilanjutkan refleksi pribadi. Sore hari pkl. 16.30 WIB kami membagi kekayaan rohani dalam sharing refleksinya.
Para suster sedang berbagi sharing refleksi
Di antara kegiatan ini juga diadakan outing ke Air Terjun Coban Rondo selama setengah hari untuk menikmati betapa agungnya karya Tuhan melalui alam ciptaannya dan refreshing sebelum acara selanjutnya. 
Foto bersama di Air Terjun Coban Rondo
 Minggu Integrasi ditutup pada hari Minggu dengan Misa Syukur bersama para suster komunitas St. Maria Batu dengan dinamika membuat doa berdasarkan komitmen pribadi kami, didoakan setelah doa umat, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama para suster komunitas St. Maria dan para suster novis.
Sr. Silvia SSpS & Sr. Maria Indriani SSpS
Ucapan Terima kasih untuk Sr. Ines SSpS dan Dewan yang memberikan kesempatan bagi para suster berkaul 3 Propinsi Jawa untuk mengikuti Minggu Integrasi. Untuk para suster di komunitas masing-masing, para suster novis dan para pranovis yang mendukung dalam doa-doanya. Khususnya Sr. Hillary SSpS yang setia mendampingi dari awal hingga akhir kegiatan
Peserta Minggu Integrasi dan Sr Hillary, Pendamping Yunior

Saturday, January 14, 2012

YUNIOR : Kegiatan para Suster Yunior SSpS Provinsi Jawa tahun 2011


Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan alam yang sudah rusak yang mengakibatkan terjadinya global warming, secara serentak para Suster yunior SSpS Provinsi Jawa pada tahun 2011 membuat beberapa kegiatan yang disesuaikan dengan fokus dan tema besarnya yaitu Saksi-saksi otentik dalam spirit Non Violence.

Berangkat dari keprihatinan alam yang semakin rusak karena ulah manusia ini sebagai saksi otentik, para Suster Yunior terpanggil untuk berpihak pada kehidupan untuk menjadi perpanjangan tangan Allah, dengan berani keluar dari kemapanan diri sambil melihat situasi yang terjadi di bumi dan lingkungan sekitar, dengan bersaksi sesuai dengan bakat dan kemampuan yang telah dimiliki. Melalui hal-hal kecil para Suster Yunior secara bersama dan dengan niat serta tekad belajar untuk membaharui bumi dan menyelamatkan bumi dengan berbagi pengalaman pada sesama yang terdekat, menanam pohon dan lain-lain dengan maksud supaya sesama kita, juga lebih peduli dan bersama-sama melanjutkan karya misi penyelamatan Allah di dunia ini dan demi masa depan generasi penerus agar mereka masih merasakan indahnya alam ini.

Wednesday, October 26, 2011

SURABAYA : Pembuatan Lubang Biopori di perumahan Pondok Wage

Sr Ester bersama beberpa Ibu-ibu
saat mengajari cara membuat Lubang Biopori di halaman rumah warga

Minggu, 25 September 2011 para Suster Yunior Distrik B Surabaya, mendapat undangan dari warga perumahan pondok Wage, Surabaya untuk menindak lanjuti Sosialisai tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) yang telah diadakan beberapa bulan lalu. Kegiatan ini dimulai Pk 10.00 WIB, dihadiri oleh beberapa Bapak, Anak-anak dan sebagian besar oleh Ibu-ibu termasuk beberapa karyawan/wati Rumah Sakit RKZ yang tinggal di perumahan Pondok Wage.
Wajah ceria beberapa anak yang telah berhasil 
membuat Lubang Biopori dengan kedalaman 1 meter



Wednesday, March 30, 2011

Sr. Reni Arta Cesilia Marbun, SSpS

Foto kenangan Sr Reni, SSpS pada tanggal 02 Januari 2011, di Rumah Retret Syalom, Batu

telah berpulang kepangkuan Allah Bapa Di Surga pada hari Minggu, 20 Maret 2010
Pk 15.30 WIB
Di Rantao - Prapat – Sumatera Utara.

Selamat jalan Sr.Reni, SSpS semoga segala amal baikmu dan doa-doa kami dapat menyatu di Keheningan Abadi dalam Kerahiman Allah Tritunggal.

Sunday, March 13, 2011

Satu Hati Menabur Kasih di Lereng Merapi


Sabtu, 05 Maret, para suster Yunior SSpS distrik Yogyakarta dan Bruder Yunior SVD melakukan kegiatan bersama dengan para Waria dari KEBAYA (Keluarga Besar Waria Yogyakarta) dan Pondok Pesantren Waria, PALAWA (Pencinta Alam Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta), Mahasiswa Atma Jaya, Mahasiswa Sanata Dharma, Banser, Kelompok Tani Kaliurang, Warga desa Gancak dan Relawan dari Palm bersatu padu melakukan gerakan penanaman 1000 pohon di Plawangan, Kaliurang.

Friday, December 3, 2010

Agent Of Change


Dimana aku hadir di situ dunia baru “ Agent of change “ inilah sebuah tema yang di usung oleh para suster yunior Surabaya distrik B dalam mengadakan kegiatannya bersama dengan Mahasiswa Stikes tingkat satu (1) yang tinggal di Asrama Emaus.

Kegiatan ini diadakan mulai pada hari sabtu – minggu, 27 – 28 November 2010. di Ruang PKM lantai 2, yang diikuti sekitar 53 Mahasiswa yang berasal dari berbagai pulau (Flores, Timor, Sumbawa, Bali,Kalimantan, Jawa) dan juga dari berbagai macam agama ( Katolik, Kristen, Hindu dan Islam ). Acara dimulai Pk 16.15 Wib dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan Syering perasaan dan pengalaman menjadi “orang baru di Surabaya yang tinggal di Asrama“.