PROVINSI MARIA BUNDA ALLAH

di Jawa-Bali-Lombok-Sumatra-Papua, INDONESIA

Showing posts with label medior. Show all posts
Showing posts with label medior. Show all posts

Tuesday, June 30, 2015

Day Off Medior: Rahmat Peziarahan Tengah Umur dalam Komunitas Interkultural






Berhenti sejenak dari kegiatan rutin untuk menimba kekuatan baru adalah hal yang penting bagi kesehatan jiwa dan raga. Sebagai realisasi kegiatan medior untuk menyegarkan kembali semangat pengabdi-an dan panggilan hidup bakti diadakanlah kegiatan “Day Off”.  Kegiatan ini tidak hanya semata-mata “Off” dari rutinitas saja tetapi juga diisi dengan input menarik dari Sr. Stefani, SSpS dan Sr. Ludivica, SSpS. Tema yang disajikan adalah “Rahmat Peziarahan Tengah Umur dalam Komu-nitas Interkultural”


 
 

Retret Medior Rumah Khalwat Syalom Batu 25 Mei – 1 Juni 2015




 Commited To Life...

Saat yang indah untuk sejenak berhenti dan hening bersama Allah. Sebanyak 38 Suster Medior mengikuti retret gelombang I dengan jadwal sebagai berikut: konferensi dilaksanakan setiap hari pada pukul 11:35 WIB, Ekaristi pukul 17:10 WIB dan  Puncta (pemberian bahan meditasi atau doa untuk hari berikutnya) diadakan setelah perayaan Ekaristi.


Tuesday, January 29, 2013

BERSAMA KRISTUS – MELINTAS BATAS (WITH CHRIST WE CROSS THE BORDER)


Genap sebulan, 11 calon misionaris (3 Suster dari Flores Barat, 3 Suster dari Jawa, 4 Suster dari Timor dan 1 Suster dari Timor Leste) mengikuti Orientasi Misi Bersama yang dimulai tanggal 6 September 2012 lalu.

Selama waktu itu, para Suster memperoleh materi-materi yang menjadi bahan refleksi untuk pembekalan diri. Sebagian besar materi diberikan oleh Sr. Delia SSpS, diantaranya tentang Landscape, Cangkir Hidup, culture shock, bahasa Inggris dan lain-lain.

Sr. Ines SSpS juga memberikan materi tentang Peta Kesadaran dan Keheningan Batin, sedangkan Sr. Teresa SSpS menyam-paikan materi tentang Misi. Pada sela-sela kegiatan ini, para Suster juga sempat berekreasi bersama menikmati area wisata di Jatim Park II, Selecta serta Alun-alun kota Batu.
Mengakhiri perjalanan selama sebulan, para peserta OMB memilih tema “Bersama Kristus – Melintas Batas” sebagai tema Misa Syukur Penutupan Orientasi Misi Bersama yang dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2012 di Kapela Biara Santa Maria, Batu. Perayaan syukur ini dipimpin P. Wayan Maryanta, SVD dan dihadiri oleh para Suster Komunitas St. Maria dan Syalom, serta Sr. Maria Widjaja, SSpS yang mewakili TPP.
Para suster OMB menari tarian ‘Pilgrim’
Sebelum Misa dimulai, para Suster peserta OMB memasuki kapel dengan tarian ‘pilgrim’ yang menggambarkan perjalanan para peziarah yang saling mendukung.

“Melintas batas tidak hanya sekedar tentang geografis, tetapi juga batas budaya, bahasa, ras dan juga kepribadian.” demikian Pater Wayan Maryanta, SVD mengawali homilinya. Perikop Injil Yohanes bab 4 tentang Yesus yang meminta air minum kepada perempuan Samaria menunjukkan dengan jelas bagaimana Yesus melintas batas dengan mengambil inisiatif awal untuk berdialog dengan perempuan Samaria tersebut. P. Wayan juga mengutip kata-kata almarhum P. Willy Lehman, SVD “bahwa yang utama bagi seorang misionaris adalah mewartakan kasih Kristus. Banyak tantangan dalam bermisi, tetapi ingat selalu bahwa Allah selalu menyertai”

Sr. Dina, SSpS

Saturday, January 19, 2013

Pembukaan Orientasi Misi Baru Komunitas St. Maria, Batu 6 September 2012

Para suster OMB menyanyi “The Cup Of Life” sebelum mempersembahkan cangkir
Orientasi Misi Baru (OMB) 2012 diadakan di St. Maria Batu, yang dimulai pada tanggal 6 September sampai 6 Oktober 2012 dan didampingi oleh Sr.Delia, SSpS. Tahun ini peserta OMB berasal dari Provinsi Flores Barat, Timor, Jawa dan Regio Timor Leste. Para suster yang mengikuti OMB adalah sebagai berikut; Sr. Yasinta Celdemetis – Bolivia, Sr. Hendrika Londa – Mexico, Sr. Yustina Moi - Ghana, Sr. Febiana Ambrosia Bita - Kuba, Sr. Esi Yosina Bana - Austria, Sr. Maria Theodora Ili - Brasil Utara, Sr. Rosa da Costa - USA, Sr. Angela Soares-Australia, Sr. Petra Manalu (Jawa) - PNG, Sr. F. Dina Sekartaji (Jawa) - Ghana , Sr. Clara Silalahi (Jawa) - Spanyol.
OMB diawali dengan Ibadat Pembukaan di Kapela St. Maria Batu, dengan tema “Sacred Journey and Cup of Life” (Perjalanan Suci dan Cangkir Kehidupan). Dinamika diawali dengan perarakan; para Suster maju ke depan altar membawa lilin diiringi lagu Holy Spirit Of fire kemudian masing–masing suster menyalakan lilin dari lilin paskah. Setelah lilin bernyala lalu para Suster memohonkan berkat dari Roh Kudus dan mempersembahkan negara misi di mana masing- masing suster diutus.
Dalam kata pengantar Sr. Delia menyampai- kan, bahwa selama satu bulan para Suster akan merenungkan cangkir kehidupan setiap hari. Sebuah cangkir adalah wadah untuk menaruh sesuatu dan isi cangkir terkadang perlu dituangkan agar dapat diisi lagi. Cangkir ini melambangkan hidup Generasi Pendiri kongregasi kita yaitu St. Arnold Jansen, Ibu Maria Helena, Ibu Josepha, dan salah satu dari dua orang misionaris pertama yang diutus ke tanah misi. Mereka mengisinya dengan kesabaran, kesederhanaan, kerendahan hati, pengorbanan, keramahan, cinta, kegembiran, kesetiaan dan doa. Mereka dapat berbuat demikian karena kuasa Roh Kudus. Hidup kitapun ibarat sebuah cangkir yang terbuka, penuh, tetapi terkadang kosong dan pecah.
Sr. Maria Wijaya SSpS mewakili TPP membuka secara resmi OMB dan memberi wejangan kepada para suster peserta OMB: “Seperti sebuah cangkir, semakin lama proses pembuatannya, semakin baik kualitas cangkir. Cangkir yang berkualitas baik, diisi air dingin atau air panas dia tetap sebuah cangkir yang kuat dan selalu siap diisi dan dikosongkan lagi. Sebagai misionarispun dibutuhkan semangat seperti cangkir yang siap dibentuk, diisi dan dituangkan terus-menerus di tangan SANG PEMILIK CANGKIR. Seorang misionaris tidak dapat hidup “sak karepe dhewe” (seenaknya sendiri) tetapi selalu mengikuti kehendak Sang Pemilik Hidup”.
Sr.Maria Wijaya memberikan cangkir kepada para peserta OMB
Sr. Clara Silalahi, SSpS

Friday, March 30, 2012

SURABAYA : Syering bersama Sr Lissy Thelekaddan SSpS

Sr Lissy SSpS bersama
Sr Maria Wijaya SSpS sebagai penerjemah

Kegiatan syering bersama dengan Sr Lissy SSpS dari Provinsi India Selatan untuk para Suster Medior, dibagi dalam 2 gelombang. Pertama sharing dalam bidang kesehatan dan gelombang ke-2 dalam bidang non kesehatan seperti pendidikan, pastoral rumah retret dan lain sebagainya. Sharing dalam bidang kesehatan diselenggarakan di RSK St. Vincentius a. Paulo, Surabaya pada hari Rabu, 21 Maret 2012, dihadiri oleh 45 suster yang juga dihadiri oleh 6 suster senior dan 1 suster yunior. Sedangkan bagi para Suster yang berkarya dalam bidang non kesehatan, diselenggarakan di Rumah Khalwat Syalom Batu tanggal 23 – 25 Maret 2012.

BATU : Syering bersama Sr Lissy untuk para Suster SSpS yang berkarya dalam bidang Non Kesehatan

Sr Lissy saat menyseringkan pengalaman 
Karya Kerasulan di India Selatan

Dalam syering di Batu pada hari Jumat, 23-Minggu, 25 Maret 2012, dihadiri oleh 33 Suster Medior. Sr Lissy menceritakan sejarah singkat Provinsi India Selatan, yaitu: tahun 1933 empat Suster SSpS pertama dari Steyl datang ke India Central, tahun 1970 berdirilah Regio India Selatan. Pada waktu itu India Selatan hanya mempunyai 1 institusi, yaitu Holy Spirit Hospital di Mumbai dan beberapa karya sosio-pastoral.

Friday, December 3, 2010

"Day Off" Para Suster Medior

Day off adalah hari yang sungguh berharga, hari penuh syukur dimana segala kepenatan hati terlepas. It is time to be free. Sejenak berhenti dari kesibukan dan menikmati keindahan alam ciptaan dan berkat Tuhan yang tercurah saat itu.

Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 27 – 28 November bertempat di Wisma Kasih St. Yohanes Poh Sarang, Kediri dihadiri oleh 19 Suster Medior dan dikoordinir oleh Sr. Hendrina SSpS.