Seperti kita semua ketahui bahwa
Paguyuban
Sejati dibentuk pada tanggal 13 Januari 2007. Pada mulanya paguyuban ini
beranggotakan bapak-bapak pengemudi becak di sekitar RKZ dan jl. Jambi
Surabaya. Paguyuban ini bertujuan untuk menabung, membantu mereka agar ber-hemat
dan menyimpan uang mereka supaya aman dan dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan
yang penting seperti menyekolahkan anak,
memperbaiki rumah, dll. Namun karena perkembangan dan kebutuhan,
akhirnya anggota paguyuban ini meluas, bukan hanya untuk para pengemudi becak
saja, tetapi juga bagi siapa saja yang mau menabung. Saat ini anggota pagu-yuban
ini juga temasuk beberapa pedagang kecil, penyapu jalan, dll.
Perayaan
Ulang Tahun ke-8 ini sungguh sudah lama ditunggu-tunggu. Maka walau-pun
acara dimulai pukul 10.00 WIB tetapi pukul
09.00 mereka sudah mulai berdatangan. Sr.
Delia sebagai penanggung jawab paguyuban bersama para suster komunitas
Propinsialat memandu acara tersebut. Tema perayaan kali ini adalah “Hati Baru Semangat Baru.” Ada sekitar
80orang anggota yang hadir. Selain itu banyak suster dari Komunitas Provnsialat
dan RKZ yang hadir untuk memeriahkan acara ini.
Tepat
pukul 10.00 WIB acara dibuka, Sr Angela SSpS memandu acara ini
dengan kreatifnya. Dimulai dengan doa pembukaaan
oleh Sr. Reinarda, SSpS lalu disambung dengan sambutan oleh Sr. Lusia SSpS
sebagai Pemimpin Komunitas Provinsialat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya
bersyukur atas segala sesuatu yang kita peroleh, meskipun bila hanya mendapat
sedikit rezeki.
Sr. Stefani memberikan wejangan
1.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk mencari nafkah.
2.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk mengekspresikan potensi diri.
3.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri.
4.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk belajar hal-hal baru.
5.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk memperluas persaudaraan.
6.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk melayani orang lain.
7.
Pekerjaan
sebagai sarana untuk mempersiapkan diri menjadi wirausaha.
8. Pekerjaan
sebagai sarana ibadah.
Setelah
itu kami beristirahat sejenak sambil bersama-sama menikmati snack yang telah
disediakan, kue-kue manis dan es gelas yang sangat lezat. Kemudian tibalah
acara yang sangat unik dan selalu ditunggu-tunggu Bapak-bapak dan ibu-ibu ini yaitu bermain bersama berupa perlombaan-perlombaan
yang menarik. Sungguh dipandu oleh para suster, permainan itu membuat suasana
semakin akrab dan kegembiraan semakin terpancar pada wajah mereka yang berlomba
estafet karet, menggambar, menari dengan
diiringi lagu dan tanya jawab. Hampir semua terlibat dan mereka begitu antusias
dalam setiap perlombaan yang mereka ikuti dan tetap bersemangat dari awal hinga akhir lomba-lomba.
Sekitar
pukul 12.00 WIB, yang merupakan penghujung perayaan, diumumkan para
pemenang perlombaan, pembagian hadiah doorprice, hadiah bagi siapa saja yang
berhasil menjawab pertanyaaan yang diaju-kan secara
spontan semacam cepat-tepat gaya Paguyuban Sejati. Ada satu hal yang menarik,
bahwa hadiah undian bagi mereka yang masih setia menabung sejak awal berdirinya
Paguyuban.
Walaupun
mereka masih krasan, tetapi karena hari sudah siang, maka acarapun diakhiri
dengan doa penutup. Sambil berpamitan dengan harapan untuk ber-kumpul
lagi tahun depan merayakan HUT yang ke-9. Di pintu para Suster sudah menyiapkan
tiga macam tas untuk setiap anggota yang masing-masing berisi nasi kotak untuk
makan siang, tas berisi sembako dan tas berisi jas hujan dan hadiah kecil
lainnya. Dengan penuh kegembiraan dan wajah berseri-seri mereka pulang meninggalkan
pendopo Provinsialat.
Kita berterima kasih kepada para donatur yang telah
memungkinkan acara ini berlangsung.
Bagi
para Suster, kenangan kebersamaan hari itu membuahkan kegembiraan dan semangat
pelayanan yang semakin tulus. Kesederhanaan dan kegigihan perjuangan mereka
mengajari kami untuk semakin mensyukuri hidup dan panggilan kami. Semoga HATI
BARU, SEMANGAT BARU senantiasa kami alami
bersama Sedulur-sedulur anggota
Paguyuban Sejati yang kami cintai.
Infokom Edisi 43, Februari - Maret 2015
Sr. Yuliana Kartini, SSpS

No comments:
Post a Comment